Terima Kasih, Anda Telah Mengunjungi Bappeda Kabupaten Blora; Tanggal 20 Agustus 2014 Bappeda Blora mengikuti Karnaval Pembangunan dengan Tema Pelestarian Budaya Tradisional berdampak pada ekonomi, sosial dan budaya; FEDEP Kabupaten Blora mengikuti Pameran Cluster FEDEP Se-Jawa Tengah di Paragon Mall Semarang tanggal 20-24 Agustus 2014; Dimohon foto atau laporan kegiatan bidang dan sekretariat yang perlu dipublikasikan agar diemailkan ke alamat bappedablora@gmail.com dengan subyek "bahan sosialisasi blog"

Selasa, 19 Agustus 2014

KARNAVAL PEMBANGUNAN

Staf siapkan bunga Mobil Hias
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan R-I ke 69, tanggal 20 Agustus 2014 Bappeda Kabupaten Blora turut serta berpartisipasi mengikuti karnaval pembangunan dengan mengusung Tema “Pelestarian Budaya Tradisional berdampak pada nilai sosial, ekonomi dan budaya”. Kepala Bappeda Ir. Samgautama Karnajaya, MT melalui Sekretaris Ir. Sri Daryanti, MP mengatakan bahwa karnaval yang diikuti
Lembur Rias Mobil
 Bappeda bersifat apresiatif dan promotif terhadap khasanah budaya lokal yang perlu mendapat perhatian dari semua elemen masyarakat. "Bappeda akan menampilkan Budaya Samin, lengkap dengan pakaian dan identitas Samin dan mengendarai sepeda kuno serta Seni Tayub beserta Waranggono dari Staf Bappeda, lengkap dengan busananya", tegasnya. Sebagai bangsa yang merdeka, Bappeda Kabupaten Blora dibawah pimpinan Bapak Ir. Samgautama Karnajaya, MT mengajak kepada kita untuk memantapkan jiwa nasionalisme dan mengisi kemerdekaan dengan suka cita. Kemerdekaan yang diproklamirkan oleh pendahulu kita melalui perjuangan panjang, menghabiskaan daya dan upaya yang tak ternilai harganya. Karena itu marilah kita lestarikan kembali Budaya Tradisional Blora berupa Seni Tayub, dan Budaya Samin Surosentiko sebagai bentuk penghargaan kita kepada pendahulu yang mempunyai daya cipta, karya dan karsa berupa seni budaya yang mampu mengangkat seni dan pariwista yang membawa dampak positif pada sektor ekonomi, sosial dan budaya di Kabupaten Blora. (A. Mahbub Djunaidi)

Kamis, 14 Agustus 2014

Gerak Jalan HUT-RI

Dalam rangka memeriahkan HUT-RI ke 69, Bappeda Kabupaten Blora turut serta memeriahkan lomba gerak jalan 8 km. Lomba yang diikuti tidak kurang dari 80 peserta ini berlangsung pada tanggal 1 Agustus 2014 dengan mengambil start dari alun-alun Kota Blora. Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutan pemberangkatan peserta gerak jalan ini mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan lomba-lomba yang digelar oleh panitia. Selain memberi hiburan kepada masyarakat, Bupati juga ingin mengapresiasikan keinginan masyarakat. 
Dalam waktu dekat, kata Djoko Nugroho akan digelar lomba baris indah yang hanya boleh diikuti oleh siswa SMA/SMK se-Kabupaten Blora. "Dalam waktu dekat, saya minta Pak Wardoyo untuk menyelenggarakan lomba baris indah untuk siswa SMA/SMK", kata Pak Kokok panggilan akrab Bupati Blora. Djoko Nugroho juga akan menyediakan hadiah bagi pemenang lomba gerak jalan indah.
Sementara itu Kepala Bappeda Blora Samgautama Karnajaya melalui sekretaris Bappeda Sri Daryanti menjelaskan bahwa Bappeda Blora mengirimkan dua kontingen. Hal ini sebagai wujud kepedulian dan perhatian Bappeda terhadap program-program pemerindah daerah khususnya program Panitia Peringatan HUT-RI ke 9 Kabupaten Blora. (A. Mahbub Djunaidi)

Senin, 11 Agustus 2014

Regenset Dibeli Pengunjung

Stand Litbang Blora diminati pengunjung pada hari ke dua Pameran Produk Inovasi 2014 di Pekalongan. "Paling tidak hampir lima ribuan orang yang mengunjungi stand kami", ujar salah satu motor stand Drs. Gunawan melalui Rina Destiningsih saat melaporkan kegiatannya di Pekalongan. Rupanya pemerintah Kota Pekalongan mempunyai trik yang strategis dalam menarik pengunjung. Pemkot setempat mengerahkan anak-anak sekolah yang ada mulai tingkat terendah sampai perguruan tinggi. Hal ini terlihat dari ramaianya anak-anak TK, SD dan SMP yang senang menyaksikan Pertunjukan Seni Barong yang dipamerkan. Sebagian anak-anak ada yang menanyakan perbedaan antara Reog dan Barong. "Saya menyukai seni barong karena lebih atraktif dan tidak monoton", jelas Mohammad Iqbal (13 tahun) salah satu siswa SMP di Pekalongan. Bahkan ada pula salah satu pengunjung dari SMA yang bertanya kepada petugas tentang letak Blora. "Blora itu mana ya mbak", tanya Linda Aurelia (15 tahun) kepada petugas stand. 
Selain digelar lomba mewarnai untuk anak TK dan Contest Motorcross, pada hari ke-dua ini juga diumumkan kejuaraan lomba pada hari sebelumnya, sehingga masyarakat antusias datang ke pameran. Lebih lanjut Rina juga melaporkan bahwa ada salah satu pengusaha ingin memesan alat pengering biji-bijian, dan ada juga yang ingin membeli Alat Regenset. "Kalau boleh alat ini saya beli mbak, untuk usaha strum accu di rumah", pinta salah seorang pengunjung dari masyarakat setempat. Karena regenset yang dipamerkan merupakan alat demonstrasi, maka disarankan untuk memesan terlebih dahulu kepada Litbang Blora atau langsung kepada penciptanya yaitu SMK Muhammadiyah Blora. (A. Mahbub Djunaidi, naskah dari laporan Rina Destiningsih dari Pekalongan)

Gelar Promosi Agribisnis VI Soropadan 2014



Stand Dinperindagkop Kab. Blora

Baru-baru ini Pemerinth Kabupaten Blora yang diwakili oleh Dinas  Petanian Kabupaten Blora mengikuti Pameran Gelar Promosi Agribisnis VI Soropadan 2014 tepatnya tanggal 19 - 23 Juni 2014 di Magelang. Selain Kabupaten Blora, hampir 70 stand yang ada diisi oleh Dinas Pertanian dan badan usaha yang bergerak dalam bidang pertanian. Menteri Pertanian Ir. Suswono mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu petani dalam hal peningkatan pengetahuan dan kesejahteraan. “Kegiatan semacam ini sangat membantu petani, maka perlu dikembangkan dan diatur secara berkesinambungan agar petani kita dapat hidup sejahtera”, tandasnya saat memberikan sambutan pembukaan yang dipusatkan di lokasi GPA VI. Semenatara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa tujuan penempatan lokasi dameran di Soropadan adalah sebagai ajang promosi produk unggulan, dan aktivitas ekspor produk agro Prov. Jateng yang terus mengembangkan infrastruktur dan didukung potensi pertanian dalam arti luas yang sangat prospektif untuk dikembangkan sebagai penggerak pembangunan, mempunyai nilai tambah dan daya saing yang sangat tinggi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.
Untuk menyemarakkan pameran itu, Kab. Blora menampilkan produk-produk hasil pertanian seperti Cabe Merah dari Ds. Ngumbul Kec. Todanan dengan Kelompok Tani “Tani Makmur” dan sudah mendapatkan Sertifikat Prima-3 dari Badan Ketahanan Pangan Jateng.
Tomat buah dari Kec. Jiken, Keripik Tempe dari Kec. Blora Kelurahan Kedungjenar, Buah Melon dari Desa Nglebur, Jeruk Bali Varietas Langsep dari Kec. Blora Ds. Tempellemahbang, Semangka dari Kec. Jepon, Pisang jenis byar dari Kec. Todanan, Egg roll Waluh dari Kec. Cepu, inovasi baru untuk egg roll terbuat dari aneka kacang dan aneka buah segar, Dari hasil kunjungan kami ke Pameran produk dari Kab. Blora sudah banyak yang diminati khususnya Egg Roll, Jeruk Bali dan Makanan Olahan (Endro Budi Darmawan)

Stand Blora Diminati Pengunjung

Wakil Bupati Blora H. Abu Nafi, SH saat bertandang di Stand PPI
Sejak Sabtu, 9 Agustus 2014 Stand Pameran Produk Inovasi (PPI) 2014 Jawa Tengah dari Kabupaten Blora dipadati pengunjung. Mereka banyak yang tertarik dengan Seni Barong yang masih dilestarikan oleh Pemerintah Kabupaten Blora. Melalui pertunjukan Seni Barong ini pengunjung tersedot dan tertarik untuk melihat-lihat Produk Inovasi dari Blora. Pameran yang diprakarsia oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan. Pameran Inovasi dan Kreatifitas diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Tekhnologi Nasional atau  Harteknas 2014 tanggal 9 sampai dengan 14 Agustus 2014. Tema yang pameran yang diangkat adalah pangan,air dan enargi. Untuk memeriahkan acara Pameran Inovasi dan Kreatifitas tahun 2014 ini, akan dipentaskan seni dari berbagai wilayah di Indonesia, dan tele conference Presiden RI. 
Litbang Blora membawa Produk Inovasi dari beberapa sekolah antara lain dari SMK Negeri 1 Blora berupa Alat Pengering Biji-bijian,  SMK Muhammadiyah Blora menampilkan inovasinya berupa Regenset, dan SMK Muhammadiyah 2 Cepu menampilkan Alat Penjernih Air Sederhana. Inovasi lain yang dibawa adalah Batik Blora, Eggroll dari beberapa jenis bahan dasar dan Inovasi Handycraf dari bahan dasar Akar Kayu Jati. Bupati Blora Djoko Nugroho melalui Wakilnya H. Abu Nafi, SH saat mengunjungi stand pameran berpesan agar menjaga nama baik Kabupaten Blora. Event yang baik ini agar digunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk mengangkat nama Blora. Maka dari itu Abu Nafi mengajak kepada masyarakat untuk selalu menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat untuk pengembangan di berbagai bidang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berinovasi, semoga ke depan lebih ditingkatkan baik jumlah orang yang beronovasi maupun hasil inovasinya", lanjutnya.
Sementera itu, selama pameran berlangsung masyarakat setempat tertarik untuk berkunjung di Stand Litbang Blora karena ingin melihat Video Seni Barong yang diputar selama pameran berlangsung. "Saya kangen dengan seni barong, karena di Pekalongan tidak ada", tutur salah satu pengunjung yang asli Cepu, Blora dan sudah 20 tahun meninggalkan Blora menetap di Pekalongan. (A. Mahbub Djunaidi)
 

Jumat, 08 Agustus 2014

Litbang Blora Ikuti Pameran Produk Inovasi di Pekalongan

Mulai tanggal 9-12 Agustus 2014, Litbang Blora turut serta dalam mensukseskan Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah ke XIX di Pekalongan. Menurut rencana, pembukaan PPI akan dihadiri oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus menyelenggarakan Teleconference bersama Menteri Telekomunikasi dan Komunikasi. Agendanya, pameran akan dibuka tanggal 10 Agustus 2014 oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pameran yang digelar selama 5 hari ini bertemakan air, energi dan pangan ini diikuti oleh seluruh Litbang yang ada di jawa tengah baik milik pemerintah, swasta maupun perguruan tinggi. Hal ini sebagai salah satu apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam bidang penelitian dan pengembangan. Dalam kesempatan ini Litbang Blora menampilkan produk-produk inovasi berupa Alat Pengering Biji-bijian karya dari anak-anak SMK Negeri 1 Blora, alat penjernih air sederhana karya anak-anak SMK Muhammadiyah 2 Cepu, dan Regenset karya anak-anak SMK Muhammadiyah Blora, Inovasi makan berupa kreasi bahan dasar eggrol dari waluh dan aprikot serta menampilkan inovasi pemanfaatan akar kayu jati sebagai handycraf yang mempunyai nilai seni dan lain dari pada seni-seni handycraf lainnya serta berbagai produksi batik Blora dan cendera mata ciri khas Blora lainnya. ( A. Mahbub Djunaidi)

Kamis, 07 Agustus 2014

Data Berbasis Desa dan Kecamatan

Peserta Rakor Tim Update Data Desa dari TNI-POLRI (Foto : Mang Udin)
Data sangat diperlukan dan tidak perlu disembunyikan bila mempunyai nilai strategis dalam pembangunan suatu daerah. Demikian pesan Kepala Bappeda Blora Ir. Samgautama Karnajaya saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Wawancara dan Update Data Desa. Ada yang berubah pada tahun ini dalam menangani update data desa, "kami kerja sama dengan TNI-POLRI", lanjut Kepala Bappeda yang biasa dipanggil Pak Sam. Sementara itu Kapolres Blora melalui Kabagren  Kompol I Gede Arda mengajak depada Tim Update data untuk bersinergi dengan mitra-mitra yang lain agar kegiatan update data ini dapat membuahkan hasil yang maksimal. I Gede Arda juga mengharap ketulusan dan keseriusan anggotanya dalam membantu Pemkab Blora dalam menangani masalah data berbasis kecamatan karena data itu juga sangat berguna bagi jajarannya. Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0271 Blora melalui Kapten Sudiyono menanggapi dengan positif karena selain untuk update data Kodim sendiri juga mempunyai nilai positif bagi Pemerintah Daerah. Kerja ini merupakan sebagian pengabdian kita kepada Pemerintah Kabupaten Blora tempat kita mengais rejeki, tuturnya saat memberikan sambutan pengarahan kepada Tim Update Data dari jajaran Koramil. Ini adalah moment yang baik yang harus kita lestarikan dalam membangun kebersamaan dalam berbagai hal agar Pemerintah Kabupaten Blora dapat berkembang lebih pesat, lanjut Sudiyono. (A. Mahbub Djunaidi)